Minggu, Januari 02, 2011

Hom Pim Pah Alaiyum Gambreng!

" Hom pim pah alaiyum gambreng!"
"Gambreng.."
"gambreng.."
"gambreng.."
"Kamu jaga..jaga.., itung sampe 50"
Yang lain pun berlarian

"Ji wa lu pat ma nem ju pan lan loh.."
"Ji wa lu pat ma nem ju pan lan loh.."
"Ji wa lu pat ma nem ju pan lan loh.."
"Ji wa lu pat ma nem ju pan lan loh.."
"Ji wa lu pat ma nem ju pan lan loh.."


Ya, tadi sedikit cuplikan dari anak-anak yang sedang bermain petak umpet, dimana satu orang berhitung sampai 50 dengan menutup matanya dan anak2 yang lainnya mencari tempat persembunyian.

Ada yang unik yang tidak sempat terpikirkan oleh anak2 yang bermain petak umpet tadi, untuk mencari siapa yang jaga, mereka mengundinya dengan menggunakan "Hom Pim Pah", dan terus diulangi sampai menemukan seorang "ucing" kalau dalam istilah sundanya.


Mereka mengatakan " Hom pim pah alaiyum gambreng!" yang sebenarnya mungkin mereka tidak mengetahui arti dari hom pim pah itu. Dalam tulisan ini saya bukan ingin menjawabnya, justru saya gak tau arti dari hom pim pah itu sendiri.

Biasanya pemenang ditentukan dengan perbedaan sisi tangan yang disodorkan ke tengah-tengah. Bila seorang pemain memilih untuk menyodorkan telapak tangan sedangkan pemain lainnya menyodorkan punggung tangan, maka otomatis pemain yang menyodorkan telapak tangan adalah pemenangnya. Kondisi ini juga berlaku sebaliknya. Prosesi gambreng dilakukan terus sampai hanya tersisa dua orang. Kedua orang tersebut akan melakukan pingsut atau sering disingkat suit untuk menentukan siapa yang kalah atau siapa yang berjaga pertama.

Ada berbagai macam hompimpah, untuk daerah sunda, biasanya seperti ini :
"Saha nu jadi uuucing.."
Kalo belom dapet "ucing"nya dilanjutkan dengan

"Anteupkeun.."
/*Maksudnya tangannya diemin aja, jangan diganti lagi, kalo diganti jadi "ucing"*/

"Balikkeun.."
/*Kita disuruh membalikkan telapak tangan kita dari sebelumnya, kalo gak dibalikkan, artinya tetap, maka kita jadi ucing */

"Bentuk bemo kumaaaha..."
/*Kalo yang ini gak ngerti ane juga, tangan kita disuruh membentuk sebuah bemo, yaa.. cukup dengan menguncupkan setengah dari tangan kita, kalo kita gak membentuk sebuah bemo, kita dianggap "ucing"*/

"Bentuk bemo tibalik kumaaaha..."
/*Ya tinggal dibalik aja dari keadaan sebelumnya*/
Yak, tadi dari daerah sunda, yang pernah saya alami sebelumnya bermain dalam dunia kanak-kanak

Untuk hompimpah yang lain seperti ini:
Hompimpah alaihom gambreng
Mak Ijah pakai baju rombeng.....
Hompimpah alaihom gambreng
Kuda lari di atas genteng......


Hompimpah bisa digunakan untuk mencari seseorang untuk dijadikan sesuatu dalam sebuah permainan, misalnya petak umpet, petak jongkok, dll. Dan kalau ada yang licik pun urusan tidak akan sampai ke pengadilan negeri tinggi...

Update: Saya udah tau arti dari hompimpa itu, sumber berasal dari kaskus.us, dituliskan oleh TS-nya seperti ini:

"permainan rakyat Indonesia itu sarat dengan nilai ketuhanan, seperti Hompimpa. Kalimat "Hompimpa Alaium Gambreng" itu bermakna "Dari tuhan kembali ke tuhan, mari kita bermain!""

-----------------------------------------
Daftar Pustaka
kotakgame.com
dolananjadul.blogspot.com